DPRD Pekanbaru Soroti Minimnya Fasilitas PJU, Zulkardi Minta Dishub Tidak Tinggal Diam

Senin, 05 Oktober 2026

PEKANBARU - Sorotan tajam diarahkan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru menyusul viralnya rekaman video amatir yang mempertontonkan kondisi sejumlah ruas jalan di kawasan Rumbai yang gelap gulita. Menanggapi situasi yang meresahkan tersebut, Zulkardi selaku Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari daerah pemilihan Rumbai melayangkan desakan keras agar pihak berwenang segera memasang fasilitas penerangan jalan umum (PJU).

Zulkardi menegaskan bahwa pemerintah kota harus proaktif meninjau lokasi-lokasi proyek infrastruktur yang tengah dikerjakan maupun yang telah rampung. Ia menilai ketiadaan lampu penerangan di jalur-jalur krusial merupakan bentuk kelalaian yang sangat berbahaya bagi keselamatan para pengendara. Sebagai gambaran, ia menyebutkan sejumlah akses penting seperti kawasan Jalan Paus hingga jalur menuju Simpang Bingung yang kondisinya masih sangat minim cahaya saat malam hari, sehingga rentan memicu kecelakaan lalu lintas.

Persoalan ini terasa semakin mengkhawatirkan karena kendala utama bukanlah pada ketersediaan dana. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru sesungguhnya telah melakukan pembahasan mendalam serta menyetujui kucuran anggaran khusus untuk pengadaan jaringan PJU di wilayah tersebut. Adapun titik-titik yang masuk dalam skala prioritas meliputi bentangan jalan dari ujung Jalan Sudirman, menyambung ke Jalan Yos Sudarso, hingga tembus ke Jalan Paus dan Simpang Bingung.

Kendati demikian, realisasi di lapangan justru jauh dari harapan warga. Memasuki pekan pertama bulan Oktober, pengerjaan fisik proyek tersebut seolah jalan di tempat dan belum memberikan perubahan nyata. Zulkardi secara terbuka menyayangkan lambannya kinerja instansi teknis dalam mengeksekusi program yang sudah didanai. Menurutnya, anggaran senilai Rp1 miliar hingga Rp2 miliar sejatinya telah tersedia, bahkan beberapa tiang lampu dikabarkan sudah berada di lokasi dan siap didirikan, namun urung diselesaikan hingga saat ini.

Di samping risiko kecelakaan, ancaman nyata lainnya yang mengintai warga adalah peningkatan angka kriminalitas. Zulkardi turut menyoroti kasus gangguan keamanan di depan Stadion Utama Riau dan Jalan Paus yang sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial akibat terekam kamera warga. Lingkungan jalan yang gulita tanpa penerangan dinilai menciptakan celah bagi pihak tak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan di ruang publik.

Pemerintah Kota Pekanbaru melalui instansi terkait diingatkan agar tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik jalan seperti pengaspalan semata. Setiap pembenahan infrastruktur wajib dibarengi dengan penyediaan fasilitas penunjang yang laik dan berfungsi secara maksimal demi kenyamanan masyarakat. Pihak legislatif berharap teguran keras ini segera ditindaklanjuti oleh Dishub Pekanbaru. Hingga berita ini diturunkan, upaya awak media untuk meminta klarifikasi dari Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Masykur Tarmizi, masih belum membuahkan respons apa pun.