pilihan +INDEKS
Walikota Agung Nugroho Silaturahmi dengan LPS di 83 Kelurahan
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, menggelar silaturahmi dengan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) dari 83 kelurahan di wilayah setempat, Selasa (17/2/2026) sore.
Bertempat di rumah dinas walikota di Jalan A Yani, silaturahmi dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Hj Sulastri Agung S.Sos M.H.
Kemudian hadir juga Wakil Ketua I DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, Pj Sekdako Drs Ingot Ahmad Hutasuhut, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, serta camat dan lurah se-Kota Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Walikota Agung menyampaikan apresiasi atas kinerja LPS dalam menjaga kebersihan kota khususnya di jalan-jalan lingkungan dan pemukiman warga.
Dijelaskannya, pembentukan LPS berawal dari status darurat sampah di masa transisi kepemimpinan di awal 2025 lalu. Saat itu, Kota Pekanbaru tengah menghadapi persoalan tumpukan sampah.
"Maka kita mulai membentuk LPS," ungkap Walikota Agung.
Di awal pembentukan, banyak pihak yang meragukan keberadaan LPS. LPS dinilai akan semakin membebani APBD dan tidak akan mampu menyelesaikan persoalan sampah.
"Tapi saat ini, kemana pun kami turun, ketemu dengan kepala daerah, ceritanya ingin belajar dengan LPS Kota Pekanbaru," ujar Walikota Agung, disambut tepuk tangan ratusan anggota LPS yang hadir di kesempatan itu.
Sejak dibentuk dan mulai diberdayakan pada Juli 2025 lalu, lanjut Walikota Agung, LPS di 83 kelurahan sudah mampu mandiri tanpa adanya dukungan anggaran dari APBD.
"Di daerah lain, LPS nya atau pengelola sampahnya masih menggunakan subsidi dari pemerintah. Kita, LPS nya bisa mandiri tanpa APBD," tegasnya.
Agar kinerja LPS bisa lebih maksimal, Walikota Agung memerintahkan agar seluruh camat dan lurah mendukung LPS.
"Karena LPS merupakan lembaga resmi yang menyelamatkan wajah Pekanbaru. Tanpa dukungan camat dan lurah, maka LPS tidak akan bisa berjalan sendiri dalam menjaga kebersihan," ujarnya.
"Kebersihan itu mahal, tidak bisa diukur dengan uang. Tapi ukurannya kekompakan, kesadaran, dan tentu keikutsertaan camat dan lurah," tutup Walikota Agung. (kominfo6/rd3)
Berita Lainnya +INDEKS
Rakernas APEKSI ke-18 Sepakati 10 Rekomendasi, Pekanbaru Suarakan Program MBG Dilanjutkan
PEKANBARU - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota .
Intervensi Angka Stunting Melalui Pembentukan Poli Khusus, Dinkes MoU Bersama Rumah Sakit di Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Dink.
Zero Anak Putus Sekolah, Pemko Pekanbaru Buka Jalur Pemenuhan Kuota SPMB SMP
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen memastikan seluru.
Satpol PP Pekanbaru Tegaskan Tidak Ada Tebang Pilih Tertibkan PKL
PEKANBARU - Satun Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, menegaska.
Hari Gerak PKK ke-54, Wali Kota Agung Dorong PKK Jadi Pelopor Kebersihan dan Wujudkan Zero Anak Putus Sekolah
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengapresiasi peran Tim Pengg.
Wako Agung Berangkatkan Umroh Dua Orang Kader TP PKK Pekanbaru
PEKANBARU - Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho mengapresiasi peran Ti.
.jpeg)






